Ini Dia Tanda-tanda Kucing yang Akan Melahirkan

Ini Dia Tanda-tanda Kucing yang Akan Melahirkan, Simak Selengkapnya di Sini!

Sumber: Kompas.com

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa kucing adalah salah satu jenis hewan yang paling banyak dipelihara. Hal itu pun terbukti, dimana tak sedikit masyarakat yang dirumahnya memelihara kucing. 
Pasalnya, hewan yang satu ini mempunyai sifat yang lucu sehingga cukup menghibur saat kita bermain bersamanya. Tak hanya sifatnya yang lucu, bahkan tampilan kucing juga sangat lucu dan menggemaskan. 
Dengan demikian, maka tak heran jika kucing selalu menjadi pilihan utama sebagai hewan peliharaan. Berbicara soal kucing, biasanya orang yang baru pertama kali memelihara kucing belum tahu mengenai ciri-ciri kucing akan hamil. 
Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan membahas seputar tanda kuncing hendak melahirkan. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini. 

Tahap Pertama

Sumber: Bobo.id

Akan sering terjadi kontraksi pada perut kucing yang mungkin tidak disadari oleh kita. Si kucing akan menjadi mudah gelisah dan sering mondar-mandir untuk mencari tempat yang aman agar proses melahirkan nyaman. Pada umumnya kucing yang hendak hamil tidak mau makan selama 24 jam sebelum melahirkan. Bukan hanya itu, suhu tubuh kucing juga akan turun hingga mencapai di bawah 37,8 derajat celcius. Biasanya si kucing akan mencari tempat-tempat yang sepi untuk melahirkan, seperti gudang, atap rumah, lemari pakaian, dan lain sebagainya. 

Tahap Kedua

Sumber: Bobo.id

Menurut informasi yang didapat, tanda-tanda kucing akan melahirkan berupa kondisi kontraksi dan terkadang nafasnya menjadi terengah-engah. Biasanya kondisi tersebut bisa berlangsung selama 2 jam bahkan 24 jam. Beberapa kucing akan melahirkan dengan cara normal, namun tidak menutup kemungkinan bahwa ada sebagian kucing yang melahirkan secara tidak normal.

Tahap Ketiga

Sumber: Bobo.id

Memasuki tahap ketiga, biasanya si kucing akan mengeluarkan plasenta. Dalam hal ini, kamu bisa menghitung berapa jumlah plasenta yang dikeluarkan. Pasalnya, setiap satu ekor anak kucing harus memiliki plasenta. Apabila jumlah plasentanya lebih sedikit dari jumlah anak kucing, ada kemungkinan si induk kucing telah memakannya atau anak kembar yang mungkin berbagi satu. 

Tips Merawat Kucing yang Baru Melahirkan

Sumber: Wiken.id

1. Bersihkan Tubuhnya
Induk kucing yang baru melahirkan secara otomatis tubuhnya akan kotor. Oleh karena itu, bulu-bulu kucing harus disisirkan dan dibersihkan agar tidak ada kotoran yang menempel. Setelah itu, lanjutkan dengan mencelupkan handuk ke dalam air hangat lalu usapkan ke tubuh si kucing secara merata. 
Jika sudah demikian, keringkan tubuhnya menggunakan hair dryer atau handuk kering untuk mencegah tumbuhnya bakteri pada tubuh si kucing. 
2. Berikan Asupan Protein dan Mineral yang Cukup
Seperti halnya manusia, kucing yang baru saja melahirkan juga akan membuat tubuhnya menjadi lemas. Maka dari itu, si kucing harus mendapatkan asupan protein dan mineral yang cukup untuk memulihkan kembali stamina tubuhnya. 
Dalam hal ini, kamu bisa memberikan selingan makanan seperti ikan laut sekitar 3 kali seminggu. Untuk pengolahannya, ikan laut tersebut harus di rebus terlebih dulu untuk membunuh bakteri di dalamnya sehingga aman dikonsumsi oleh si kucing. 
3. Sediakan Tempat yang Nyaman
Perlu kalian ketahui, induk kucing baru melahirkan itu memiliki perasaan yang lebih sensitif. Oleh karena itu, kamu harus menyediakan tempat yang nyaman bagi si kucing unutk tempat beristirahatnya. Dengan begitu, maka si kucing akan merasa lebih rileks dan tidak sensitif. 
Itulah beberapa tips yang dapat kamu lakukan dalam merawat kucing yang baru melahirkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *