Perbedaan Motivation letter dan Resume Untuk Magang

Magang merupakan pilihan kamu untukbelajar tentang suatu profesi dan memulai karir yang sukses. Menemukan tempat magang yang sesuai dengan keinginan seringkali adalah hal yang terbilang sulit, sehingga membutuhkan waktu yang lama. Jika kamu mahasiswa, dan mungkin kesulitan untuk mendapatkan tempat magang ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan.

Beberapa hal yang dapat kamu lakukan adalah dengan menghubungi layanan karir kampus atau universitas kamu. Biasanya kampus memiliki koneksi untuk menghubungkan kamu dengan peluang magang yang potensial. Oleh karena itu, hubungi lebih awal, jika kamu ingin mendapatkan tempat magang yang diinginkan sesuai dengan yang tersedia. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan koneksi keluarga atau teman kamu untuk mendapat tempat magang. Jika kamu tidak memiliki keduanya, maka kamu harus bekerja lebih keras untuk menghubungi secara pribadi kepada pihak instansi atau tempat untuk magang.

Selain itu, ketika kamu magang ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Salah satunya adalah menulis motivation letter dan resume untuk mengesankan pihak instansi agar diterima magang di tempat pilihan anda. Agar dapat menulis keduanya dengan baik, maka perlu diketahui perbedaan masing-masing dari cara menulisnya.

Motivation letter Untuk Magang

Sebelum kamu menulis motivation letter, kamu perlu menuliskan poin-poin penting yang akan kamu tuliskan dalam motivation letter. Hal ini bertujuan agar tulisan yang kamu sajikan pada motivation letter itu jelas, ringkas dan tidak bertele-tele atau menuliskan hal yang sebenarnya tidak perlu kamu tuliskan. Berikut langkah-langkah membuat motivation letter untuk magang:

  • Pada bagian pembuka kamu dapat memperkenalkan diri kamu. Dengan menuliskan nama penerima surat juga apabila ada informasinya. Kemudian tuliskan rasa ketertarikan kamu pada instansi tempat kamu akan magang dengan kalimat yang jelas dan ringkas.

  • Pada bagian isi kamu dapat menuliskan latar belakang pendidikan kamu, proyek dan kursus pelatihan yang sudah pernah kamu ikuti dan relevan dengan instansi tempat kamu magang. Tuliskan dengan kalimat yang tidak bertele-tele.

  • Pada bagian penutup kamu dapat menuliskan alasan dan rencana masa depan kamu nanti setelah magang. Tuliskan juga rasa terima kasih sudah dipertimbangkan oleh instansi tersebut.

Resume Untuk Magang

Sebelum kamu menulis resume, kamu perlu membaca deskripsi pekerjaan magang terlebih dahulu. Setelah itu catat keterampilan dan kemampuan khusus yang dicari oleh pihak instalansi. Hal ini dapat membantu memutuskan apakah magang tersebut cocok untuk kamu. Kemudian juga kamu dapat menggunakan kata-kata dari deskripsi pekerjaan sambil mencantumkan kekuatan dan kualitas kamu dalam resume. Berikut adalah langkah-langkah dalam menulis resume profesional untuk magang:

  • Sertakan nama dan informasi kontak. Cantumkan nama lengkap, alamat lengkap, email dan nomor telepon kamu dibagian atas resume.

  • Seratakan keterampilan kamu. Pada bagian ini kamu dapat menuliskan hard skilldan soft skill yang dapat kamu lakukan. Tuliskan dengan bahasa yang jelas dan sesuai fakta.Bagian keterampilan dapat membantu pihak instansi untuk menilai kesesuaian kamu untuk peran tersebut. 

  • Kualifikasi pendidikan. Buatlah daftar kualifikasi pendidikan, pelatihan, sertifikasi dan afiliasi profesional kamu. Mulailah dengan kualifikasi tertinggi, turun ke yang lebih rendah. Biasanya dengan menuliskan nama institusi pendidikan serta bulan dan tahun kelulusan.

  • Pengalaman kerja. Bagian ini bersifat operasional, karena kamu baru akan melalukan magang mungkin belum pernah memiliki pengalam kerja. Oleh karena itu, kamu dapat menggambarkan pengalaman sukarela atau tugas jangka pendek apapu yang kamu ambil yang berguna untuk magang.

  • Pencapaian. Bagian ini menuliskan penghargaan yang sudah kamu peroleh, sehingga menjadi pendukung kuat untuk keterampilan dan kemampuan kamu. Sehingga dapat ditunjukkan kepada pihak instansi, bahwa kamu termotivasi terhadap karir tertentu. 

Motivation letter dan resume sekilas terlihat sama. Namun jika dilihat dari langkah-langkah membuatnya keduanya memiliki karaktersitik masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *