Pertanyaan dari Kisah Burung Ababil yang Masih Membuat Penasaran

Pertanyaan dari Kisah Burung Ababil yang Masih Membuat Penasaran, Simak di Sini!

Sumber: Paragram.id

Pastinya banyak yang penasaran dengan peristiwa serangan pasukan gajah terhadap Ka’bah dan bagaimana burung ababil menggagalkannya. Siapakah yang selamat dari serangan burung ababil? Burung jenis apakah itu, dan masih banyak pertanyaan lainnya.

Perlu dipahami terlebih dahulu bahwa peristiwa penyerangan ka’bah oleh pasukan gajah memang terjadi. Begitu juga adanya kawanan burung yang menghalau dan menghancurkan pasukan bergajah. Hingga peristiwa ini tidak pernah dibantah oleh masyarakat kota Mekah saat ayat ini turun.

Namun, masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang membuat penasaran. Nah, apa saja pertanyaan-pertanyaan tersebut?

Adakah yang Selamat dari Serangan Burung Ababil?

Sumber: Hidayatullah.com

Kisah burung ababil ini terekam dalam surat Al-Fiil ayat satu sampai dengan lima. Surat ini menjelaskan bahwa pasukan gajah yang akan menyerah ka’bah dibinasakan dengan pasukan burung ababil yang membawa batu dari neraka. Bahkan para pasukan tersebut binasa seperti daun yang dimakan ulat.

Siapakah yang selamat dari serangan burung ababil? Untuk menjawabnya tentunya masih membutuhkan beberapa riwayat dari para ulama’. Ada yang mengatakan semua pasukan binasa, ada yang langsung di tempat kejadian, dan ada yang meninggal setelah sampai di rumah.

Bahkan sebagian besar riwayat mengatakan Abrahah, sebagai pemimpin pasukan tersebut sempat dibawa lari oleh pasukannya. Namun tetap meninggal dalam kondisi jantung dan hati terpisah. Dari riwayat ini bisa dikatakan ada beberapa pasukan yang selamat dan berhasil membawa Abrahah sampai rumah, meskipun pada akhirnya tetap meninggal.

Baca juga: Cara Membuat NPWP Pribadi Secara Online

Apa Sebenarnya Jenis dari Burung Ababil Itu?

Sumber: Popbela.com

Sampai saat ini pun masih banyak ulama’ yang berbeda pendapat mengenai hal ini. Ada ulama’ yang menyebutkan bahwa ababil merujuk pada berbagai jenis burung, dan jumlahnya sangat banyak hingga menutupi langit.

Ada yang mengatakan burung-burung tersebut terdiri dari dua jenis burung yaitu burung layang-layang dan burung balsan atau burung tiung.

Ada juga yang mengatakan bahwa burung ababil merujuk pada pasukan burung yang memang khusus didatangkan untuk menyerang pasukan gajah. Burung-burung ini memiliki kemampuan yang luar biasa, karena bisa membawa batu dari neraka.

Bahkan setiap burung tersebut membawa tiga kerikil yang diletakkan di paruhnya, dan kedua cakarnya. Dengan melihat ciri-ciri tersebut menunjukkan bahwa burung ini bukanlah burung yang berasal dari bumi.

Seperti Apa Pasukan Gajah yang Digunakan untuk Menyerang Ka’bah?

Sumber: Boombastis

Pasukan gajah ini dipimpin oleh seorang panglima Perang dari Yaman bernama Abrahah. Pasukan ini sangat ditakuti di wilayah Arab dan bertindak semena-mena terhadap warga kota Mekah. 

Sebelum kejadian penyerangan ka’bah Abrahah sempat merampas harta warga kota Mekah. Namun sebagai penggantinya saat itu Abdul Mutholib yang merupakan kakek Nabi Muhammad SAW yang juga merupakan pemimpin kota Mekah dan sebagai penjaga ka’bah, menyerahkan 200 unta.

Namun hal itu tidak membuat Abrahah berhenti. Dia ingin menghancurkan ka’bah agar pusat perdagangan berpindah dari kota Mekah ke Yaman. Abrahah pun membawa pasukan bergajah yang sangat besar dan bersenjata lengkap. Tidak ada seorapun yang berani menghadapinya, sehingga Abdul Muthalib mengungsikan warga Mekah ke puncak gunung di sekitar Mekah.

Jumlah gajah yang dibawa saat itu berjumlah 9, dan ada yang mengatakan 12. Gajah yang paling besar ditunggangi Abrahah bernama Mahmud. Semua orang yang melihat pasukan tersebut pasti akan takut dan lari.

Itulah beberapa pertanyaan yang sering membuat banyak orang penasaran. Dari mulai siapakah yang selamat dari serangan burung ababil, jenis burung ababil, dan bagaimana pasukan bergajah tersebut.

Baca juga: Perbedaan Bank Syariah dan Konvensional

Sumber: https://beritanakmuda.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *